Review Game Kungfu Master, Game Legendaris Era 80-an

Siapa sangka game yang ada di dunia ini sudah hadir sejak lama. Awalnya game ini hadir dengan format arcade dan sekarang game sudah hadir ke dalam bentuk konsol bahkan mobile. Berbicara tentang game legendaris, ada salah satu game bernama Kungfu Master yang sangat melegenda. Berikut adalah review dari game Kungfu Master:

1. Cerita

Kungfu Master ini bercerita tentang Thomas yang mana ia adalah seorang master Kung-Fu. Thomas memiliki seorang kekasih bernama Sylvia yang diculik oleh Mr. X di Kuil Iblis. Di game ini, para pemain ditugaskan untuk membebaskan Sylvia dengan melawan berbagai boss stage dengan 5 level berbeda.

Di era tersebut, cerita di game ini cukup menarik karena terbatasnya teknologi pada waktu itu sehingga cerita game dibuat sederhana. Selain itu, game ini dirilis dalam format arcade dengan penyimpanan yang tidak sebanyak sekarang. Hal tersebut tentu membuat cerita game ini tidak seperti game-game saat ini.

2. Gameplay

Game Kungfu Master ini mengusung konsep side-scrolling beat ‘em up. Kehadiran game ini di tahun 1984 konon menjadi pioneer game sejenis, contohnya Streets of Rage, Double Dragon, dan lain-lain. Maka dari itu, tahun 80 hingga 90-an menjadi tahun di mana game beat ‘em up sangat laku di pasaran.

Di dalam game ini sendiri seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya terdiri dari 5 level yang berbeda. Di level pertama, musuh terkuat yang dihadapi adalah orang yang melempar pisau ke arah pemain. Begitu naik ke level selanjutnya, musuh yang dihadapi akan semakin kuat hingga pada nantinya akan menuju ke final boss di level 5.

Kungfu Master tidak hanya bisa dimainkan satu orang, namun juga bisa dimainkan dua orang dengan mode co-op. Untuk bermain dengan dua orang, para gamer diminta untuk memasukkan dua koin ke dalam mesin arcade.

3. Grafis

Bicara soal grafis, tentu di era 80-an game sejenis ini masih menggunakan sprite 2D pixelated. Hal ini wajar karena penyimpanan game pada masa itu sangat terbatas sehingga menggunakan grafis yang seperti itu. Belum lagi penyimpanan tersebut digunakan untuk sound dan lain-lain. Untuk sekelas game retro, game ini memiliki grafis yang bagus.

4. Sound

Untuk sound dari game ini sendiri, Irem selaku pengembang dan penerbit game ini berani membawa suara manusia yang cukup realistis di masanya. Namun suara manusia tersebut di rasa cukup mengganggu karena dibanding dengan musik gamenya, efek suara ini lebih keras. Mungkin di zaman itu, teknologi compressor belum ada.

Di samping membahas tentang efek suara, soundtrack di game ini sangat nyaman untuk didengarkan. Jika mendengarkan soundtrack di game ini di era sekarang, para gamer serasa dibawa kembali ke masa lalu. Untuk soundtrack di game ini digubah oleh komposer ternama asal Jepang bernama Koji Kondo.

5. Perilisan Game

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, game ini dirilis tahun 1984 untuk mesin arcade di Jepang. Satu tahun kemudian, game kungfu master ini kemudian dibawa ke platform Nintendo Entertainment System atau yang di Indonesia disebut dengan Nintendo. Game ini memiliki nama yang sama namun dengan menghilangkan kata Master.

Game ini hadir di konsol NES untuk region Amerika Utara saja. Tidak hanya di NES saja, game ini kemudian juga dirilis untuk konsol handheld milik Nintendo yaitu Game Boy di tahun 1990. Konsol asal Hongkong bernama Gameking pun juga menghadirkan game legendaris ini dengan nama yang berbeda yaitu Nagual.

Genre game beat ‘em up menjadi salah satu game yang sangat laku di pasaran pada waktu itu. Salah satu game yang menjadi pioneernya adalah game Kungfu Master. Game yang rilis tahun 1984 ini memiliki permainan yang seru meskipun efek suara di game ini sedikit menyeramkan.

READ  5 Game Barbie Dandan yang Laris Manis Dimainkan

You May Also Like

About the Author: Putri Taurus